Saat Kenyataan Tak Sesuai Impian...



KESEMPATAN SEKECIL APAPUN
ITU MENUNJUKKAN MASIH ADANYA
HARAPAN... 

         
   
    Saat Kenyataan tidak Sesuai Dengan Impian, Banyak orang yang merasa frustrasi karena kenyataan itu tidak sesuai dengan impian. Apa yang kita harapkan, kadang memang
tidak sesuai dengan kenyataan. Lalu apa
yang harus kita lakukan..?
 Pertama, Bertindaklah selalu secara fleksibel dan dinamis jika Kita betul-betul ingin menggapai
kesuksesan, maka diperlukan *kesiapan*
untuk bisa bertindak secara fleksibel dan dinamis terhadap setiap perubahan yang terjadi.
 Yang kedua, Berpikirlah bahwa inilah yang terbaik
untuk kita, karena kita tidak pernah tahu skenario yang telah ditetapkan-Nya. Karena, segala sesuatu yang menurut logika kita baik, bisa jadi justru sebaliknya di mata Tuhan!  Berpikirlah selalu positif atas apapun yang terjadi pada diri Kita. Jangan biarkan satu kegagalan membuat kita kecewa, apalagi sampai frustasi dan
berlarut-larut. Percayalah Tuhan akan menggantinya dengan YANG LEBIH BAIK!
Karena Tuhan tau apa yang terbaik untuk kita 
 Yang terakhir Siapkan MENTAL Yang TANGGUH 
Saat kita mengalami kegagalan, lebih baik instropeksi diri daripada
menyalahkan takdir. Siapa tahu, kita memang belum siap jadi pemenang !. 
  Kesuksesan itu lebih baik
dirintis dari setiap peluh kita! Akan lebih baik jika kesuksesan itu kita dapatkan setahap demi setahap.
Banyak orang sukses, tapi kemudian mereka terjatuh. Ada yang mampu bangkit lagi, dan tidak sedikit yang pasrah menyerah pada keadaan. 
 Memang Liku kehidupan setiap insan tidak sama. Tapi ingat, kesempatan untuk menang itu selalu terbuka bagi siapa saja,
tanpa terkecuali. Sekarang tinggal bagaimana cara Kita menghadapinya, dan 
kemenangan itu seringkali dimiliki oleh
mereka yang... tdk pernah berhenti berusaha!
The Dan yang tak kalah pentingnya adalah ...
 "Terkadang Tuhan menutup pintu yang satu,
untuk membuka pintu yang lain" ...    



KETIKA LUKA HADIR








Ketika harus memilih 

Kadang, kita harus menerima bahwa di dunia ini ada orang yang hanya ada di dalam hati kita, bukan untuk di hidup kita. Kita harus menerima itu. Sebab tak peduli seberapa keras kita berusaha, sudah ada garis takdir yang tercipta, jauh sebelum kita mengenal apa itu cinta, dan siapa itu dia yang dicinta.
Aku, kau dan orang-orang yang terluka lainnya, harus sadar perihal alasan. Mungkin kita selalu mencari-cari sebuah alasan terhadap dia yang melukai hati. Bahkan tak jarang, mulut selalu berucap sesuatu yang terkesan tak meyakini sebuah kejadian yang sudah tercipta. Kita hanya harus meyakini satu hal, bahwa segala sesuatu terbentuk karena sebuah alasan. Tapi keinginan untuk satu waktu bisa mengetahui apa alasan dia membuat kita terluka, harus dibunuh secara perlahan. Sebab mencari tahu alasannya, sama juga dengan membunuh diri sendiri. Kita hanya akan terjerembab dalam kenestapaan.
Satu hari nanti, tidak peduli berapa lama untuk sampai pada hari itu, aku, kau dan orang-orang yang memegang erat luka lainnya harus berhenti memikirkan tentang dia yang menciptakan luka pada benak hati kita. Lalu saat itu tiba, mungkin kita harus berucap di bawah langit yang sama: mengapa aku begitu lama membuang waktu untuknya?
Tidak peduli bagaimana dia membuat luka di hati, semua akan terobati satu waktu. Mungkin dia tidak mencintai kita sebesar cinta kita padanya. Mungkin juga dia tidak ingin ditunggu, saat kita dengan hebatnya menunggu dia selama mungkin. Atau bisa saja, dia tak ingin dicinta oleh seorang seperti kita. 
Semua luka itu, hanyalah sementaraan. Di dunia ini, semua adalah sementara, luka darinya, sekalipun cinta yang tercipta di lain waktu. Semua sementara.

Ketika luka hadir dalam hidup, tetaplah merangkulnya. Berkawanlah dengan dia. Luka bisa membuat seseorang menjadi pribadi yang berbeda. Dan gapailah hal positif dari luka itu. Karena kehadiran luka, hanya sesaat saja. Dan saat cinta lain tumbuh dalam hati, nikmatilah waktu itu. Bahagiakan orang yang kau cintai, meski hanya sesaat. Bukankah itu satu-satunya cara untuk membuat hal yang bersifat sementara terasa seperti abadi karena tinggal dalam pikiran juga hati.
Dia yang memang sudah pergi, harus benar-benar dilepaskan. Persis seperti balon yang dilepas dengan baik ke langit. Biarkan dia terbang, lalu berteman dengan birunya langit dan sekumpulan awan putih. Tempatnya di atas sana, bukan di tempat kamu berpijak. Saat dia pergi, bebas melayang di udara, aku, kau dan orang-orang yang masih berteman luka, juga harus pergi, bebas berjalan di tanah. Diam pada satu tempat adalah hal yang menjemukkan. Dan tak pernah ada kebahagian pada tempat yang membuat kita kehilangan segenap cinta.
Aku ingin mengucapkan sekumpulan kata yang tak bisa lagi kau dengar, seseorang yang sudah memberi luka. 
Padamu, aku ucapkan terima kasih. karena Aku tak pernah menyesal pada saat mencintaimu, lalu berusaha untukmu dengan upaya terbaikku. 
Bahkan aku tak pernah menyesal saat semua yang kulakukan, tak pernah kau hargai sedikitpun.
Sekali lagi Aku  ucapkan terima kasih untukmu karena sudah mengajarkan padaku bagaimana lelah dan sakitnya menunggu seseorang yang tak mencintai. 
Satu waktu nanti, aku ingin kita bisa bertemu. Kau dengan orang yang kau cintai. Dan Aku dengan orang yang mencintaiku. Lalu kita saling memberi senyum seperti dua orang yang tak memiliki masa lalu. 




TERGORES





Goresan Jiwa

Akal adalah jendela jiwa, sedangkan 
Hati adalah tempat untuk membuka hikmah cakrawala
Semua diberikan dari Sang Pencipta Agar menjadi makhluk yang sempurna
Namun ketika akal tergadaikan
Kejahatan pasti yang akan terjadi
Makhluk yang sempurna berubah menjadi hina
Hati tertutupi nafsu untuk memiliki
Tak ada ruang untuk kesadaran
Jangan harap perubahan itu datang
Yang ada hanyalah kegelapan di tengah jalan
Terus mencari kesalahan orang lain 
Tanpa mau sadar akan suatu perubahan
Lebih baik pergi daripada terkontaminasi
Lebih baik mati daripada hidup tak menjiwai
Semua yang diberikan bukan tanpa imbalan
Semua harus dipertanggung jawabkan
Tidak ada pengecualian untuk suatu keburukan
Percuma hidup didunia kalau hanya merusak
Percuma banyak harta kalau tidak ada kebahagiaan
Semuanya terhempas tak bersisa
Hanya tinggal kekosongan yang terasa


Tuhan mengijinkan sesuatu terjadi,  bukan berarti DIA menyetujui atau ridho terhadap kejadian itu.
Karena Sebaik dan seburuk apapun perlakuan yang bisa dilakukan manusia, pasti terjadi atas ijiNya dan tak sedikitpun hal tersebut mempengaruhi kemuliaanNya dan ketuhananNya.


Manusia diberikan kebebasan melakukan apapun di dunia untuk memiliki konsekuensi, 
Maka Tuhan memiliki hak mutlak apakah Dia membalas perbuatan tersebut di dunia atau di akhirat, Namun, secara umum Tuhan telah memutuskan bahwa sebagian besar konsekuensi perbuatan manusia itu dibalas di akhirat.

CORETANKU





       SENJA

Lembayung senja turun iringi sepi, menuntunku berjalan ke arah yg
tak pasti, kala malam turun menjelang, anganku tak jua henti melayang,
terus mengembara jauh diliputi hati nan jenuh, dalam pekatnya malam
akhirnya ku hanya bisa menunggu sebuah jawaban yg tak pasti, kapan
semua ini akan berakhir...


           Arti sahabat

 Ketika cinta telah menghadirkan air mata, maka sahabat adalah bendungan yang kokoh untuk menampung air mata itu...


       KASIHMU

Aku memang tak bisa mencintaimu dengan sempurna
Aku juga mungkin tak bisa memberikan kasih sayang ku dengan tulus
Tapi aku masih punya mimpi..  ingin terus menemani langkah mu dalam perjalanan hidup ini..


         PENGERTIAN

Aku mengerti tentang perasaanmu
aku juga mengerti tentang pikiranmu
Tetapi kenapa kamu tak mau mengerti tentang aku
Padahal setiap jiwa pasti punya kekurangan dan kelebihan yang Tuhan berikan..


        LANGKAH SUNYI

Aku berjalan mengikuti hembusan angin
menapak di kesunyian alur kehidupan
bait demi bait pun ku lantunkan nyanyian rindu
Namun kau seakan tak mengerti, bahwa aku butuh teman dalam perjalanan hidup ini



      Nyanding asih

Aya asih sumanding na tepis wanci,
Rasa kasono miraga na diri,
Marengan keclakna girimis,
Ngagenyas maseuhan ati kasalira nu ngancikna rasa . .
 Duriat bisa diundeur,
duriat bisa diala,
duriat bisa dihiap, lamun seug sapuk jeung nu kapiduriatna,
Imut salira nyangsang dina juru panon,
suanten salira meupeuh mamaras,
diri kapupul bayu nyangkorah dina jurang nu rungkawes .
 Langit caang ngumbar lalakon kacinta urang, nyungsi carita katineung hate teu weuleh emut,
 estuning renghap ngageurentes milangan wanci..
 Mun seug asih teu kasilih ku wanci,
nyaah teu laas ku mangsa,
 bagja teh lain kalangkang tetela mangsa teh ngajadi awal lengkah urang duaan
Pikeun ngawangun cita cita kahareupna..


       Mimpi bayangmu

Ketika hari telah tidur di pangkuan malam
Kan kukirim bisikan rinduku bersama angin
Biarpun malam menggigil kedinginan
Aku akan tetap tidur dengan tenang
Karena aku masih bisa memeluk bayanganmu dalam kehangatan mimpiku

UNTUK PENDAMPING HIDUPKU


  

   







 KAU YANG JAUH DISANA

Layaknya bulan dan bintang yang menyinari malam seperti itulah hadirmu bagiku
kau adalah ratu dalam singgasana hatiku yang tak pernah puas aku menyanjungmu
keanggunan dan senyum manismu hantarkan semangat hidupku
Ku nikmati setiap sentuhan hangatmu
walau hanya lewat bayang manis mu
sudah cukup membuatku sempurna
Ku  selalu berdoa buatmu
semoga harimu indah
bersama cita dan cinta kita
menjemput masa yang akan tiba
Selamat Malam Istriku..
akan ku jaga cinta kita berdua agar tetap utuh selamanya...


 MAAFKAN AKU

Dalam hening malam beriring hujan mengusik gairah hidup nan melayang
Sejuta penyesalan penuhi ruang kalbu
menyelimuti hatiku penuh pilu
Asa ku terganggu oleh buruknya hatiku
Lewat torehan puisi ini
Kucurahkan jeritan hati yang pilu penuh rindu
Kulayangkan kata maafku padamu.. Sebagai tanda tulusku untukmu,. .
Aku Ingin menghilangkan bayangmu dari mataku,
dan ku dekap erat engkau dalam dadaku, hingga engkau dengar degup penyesalan dalam kalbuku
aku Ingin memelukmu rembulanku..
hingga tangis ini sirna...
sampai engkau tahu...
betapa sayangnya aku pada mu...
aku ingin menemani mu
hingga lelap tidur ku....

.
 ESOK HARAPAN KU

Meskipun raga ini terluka…
Tetapi rasa ini terus ada..
Pada cinta dan keyakinan
Akan keindahan dan kebahagiaan
Aku akan terus menanti
Sampai hadirmu Pasti
Seperti mimpi merindukan nyata
Walaupun ada , pasti kan berbeda
Tahukah engkau bahwa cinta dan kesetiaanku
Selalu menyala..
Walaupun godaan dan kesunyian selalu hadir meluruh jiwa tak pernah sepi Rindu dan sayang di hatiku ,
Karena keyakinan dan kesetiaanku padamu adalah hal terindah dalam masa...
Ku yakin suatu saat nanti…
Jumpa pasti nyata
Menghilangkan keraguan
Dan tak akan ada lagi perpisahan
Pada Malam dengan rintik hujan
ku goreskan kerinduan
Meskipun raga ini terluka…
rasa sayang itu tak kan sirna menemani hingga lelap tidur...
Ku langkahkan kakiku..
menyusuri waktu ke waktu...
menghitung hari yang terus berlalu..,
bersama bayang mu yang setia menemaniku...
di sini....sampai ahir nanti...
cinta ini akan tetap abadi..




Mungkin esok atau lusa

Sayang..
kita masih harus bersabar
Karena waktu dan jarak masih menjadi rintangan
Yakinlah Cintaku hanya untuk mu
seperti aku yakin cintamu hanya untuk ku
Sepi dan Khawatir terkadang Menggoyahkan tiang-tiang cinta yang ada dalam dada...
kerinduan yg dalam dan tak terbendung selalu membuat ku tak bisa tidur..
kapan aku bisa pulang,.. kapan aku bisa kembali..
Setiap pagi dan malam selalu ku tanyakan…
bersabar adalah teman sejati
Sayang ..
ketika aku kembali...
aku hanya ingin engkau ..
membawa semua kasih dan cintamu hanya untukku..
Kesetiaan dan kerinduanmu
adalah semangat untukku
Untuk terus bertahan dalam cinta
Agar selalu dapat bersamamu selamanya
Merasakan manisnya cinta dan kasih sayang
Tanpa terpisah jarak,waktu dan siksaan kerinduan...

LAMPAH HIRUP





Tembnag asih 

Hate mah lir kila-kila simpena langit
Meusmeus muyung tungtung layung
meusmeus melang ku hariwang
Piligenti ngagali wanci
silih bintih nurih kapeurih
Nya ayeuna pisan,ngintun harepan
Sanajan kawilang melang ku anggang
Sanajan astra waruga teu karampa
Nyuuh kalbu mah rengkuh sasadu bilih bendu
Duh, kacipta … linggih ka nu tebih
Nyelang nganjang ngahaja ngaraksa beja
Sungkem nepangkeun diri nu pikakeuheuleun
Salam baktos rumaos tos tega basa
Hate mah lir kila-kila langgam cai
Sakapeung kiruh ku kalepatan
Sakapeung ripuh ku kaayaan
Ngalayah ngabedah sasat ku saat
Silih tindih ngagerih garing kasedih
Nya ayeuna pisan,nyanggakeun kawih kaasih
Sanajan teu nikreuh longok jonghok
Sanajan teu nikreuh ngagandong landong
Mung bingah gumulung najan teu tepung
Duh, reueus ngadeuheus ungkara cinta
mahugi ati ngamumule hate
Meungpeung geugeut sangkan nineung
Kahatur pidu’a mugia bagja tur waluya…


Kamelang 

Milang taun lir milang kalangkang
Ngonci wanci ku ingetan nu limpeuran
Nyangsaya kasura cucuk hirup
Sakapeung sasar ku hawar, Gusti,
Sakapeung geumpeur ku pati
Milang taun lir milang kahayang
Mun lampah wegah tinangtu palid ku caah
Abus ka taun anyar, janji can katebus
Hareudang rumingkang, anggang diteang
Antukna pasea jeung diri sorangan
Pasea jeung kaaayaan
Milang taun lir milang kamelang
Melang rek miang, melang rek mulang
Hariwang ku kalangkang nu can kasorang
Peurih ku kaasih nu teu junti kana ati
Peurih ku lampah nu salah
Hayu mulung kaduhung, ngulang kahayang
Girimiskeun kesang di kebon harepan nu garing
Maca nu liwat ngahanca nu ngolebat
Anteur kuring, Gusti, ambeh tetep eling


Bismillah ngayuga lampah

 Anaking.. 
Mun hirup jangar neunggar kahayang
Mun hirup sasar medar rumingkang
Sing jembar sing sabar
Tong jadi hambar ihtiar…Kalangkang beurang sok ngolo
Hariring peuting sok ngadodoho
Raksa rasa ukir pikir
Mun gering tong rungsing
Mun cageur tong badeur
Sujud mun pareng dipinding
Sukur mun pareng dipondong
Ulah ceurik jadi jalma leutik
Ulah sombong abong di gedong
Lain batur, kabeh ge dulur
Neang halal, awurkeun amal
Ulah lieur ku madu dunya
dumeh perlaya moal sulaya…


Nyalindung ka nu agung 

Najan liwung kakurung tangtung
Najan muyung kakurung layung
Jung sumalindung kanu AgungDuh, Gusti wiati pangarti
Nu sajati mariksa ati
Nu rancage ngawasa simpe hate
Nu ngatur sesa umur
Nu suci ngaraksa wanci
Salawasna hirup jeung pati moal pahili
Najan gumulung digelung untung
Najan nangtung manggung di gunung
Jung sumalindung kanu Agung
Duh, Gusti malati sanubari
Anging Anjeun nu surti
hariring kuring
Boh eunteup dina keukeup raheut
Boh eunteup dina keukeup geugeut
Salawasna teuteup Anjeun tuhu dina puhu kalbu…


    Guligah manah 

Baluas emut mangsa lawas
kagagas mangsa keur meuntas tipoek ka caang
nu dengdek keur leumpang
ditengkas ku bedasna cadas
nu neang bagja ceuk beja
nu nyiar waleh guligah Dibedahkeun cimata
pikeun ngaguar harta dunya
Gening harta teh didieu,
Dina manah nu tibelat nu wening ka
Gusti nu suci…

SENJA








Wahai senja..
Masihkah kau tangisi kepergian seseorang yang pernah singgah di hati.

Wahai senja..
Masihkah kau mengingat dia saat bersama menatap kepergian mentari.

Wahai senja..
Masihkah tangan menggenggam harapan untuk hari esok.

Wahai senja
Masihkah mengingat dan mengenang rona merah menyelimuti hati.

Wahai senja
masihkah hatimu merasa kelu, merasakan sesaknya setiap kerinduan.

Wahai senja..
Kau Yang masih setia sendiri hingga takdir menunjukkan jalan siapa pemilik rindu ini. 

Parahiangan





KATINEUNG 

layung beureum anu namperkeun katineung
duriat nu geus mangsana manjangan, ka salira nu 
nyangsaya nyarandekeun hate
teu wasa, ngelemeng kasaput simpe
ngagerihan, muntang hariwang
didieu pisan, cihujan nyangkaruk dina lamunan
naha imutna bet teu raat-raat
rumingkang mawa napak tilas
mangsa dua rasa ngagalura
pirang-pirang kalangkangna
miripis mungkas tembang girimis
guling gasahan, cuang cieung ngarasa keueung
nedunan katresna, ngagugulung kasono
kamemelangan…
layung koneng namperkeun katresna
namper wening jadi eunteung katineung
aya duriat nu manjangan, jungjunan
beueus rasa ku kumelip kiceup kaasih nu lawas
mugia manjang, mugia salawasna aya dina ridho Gusti


NYAWANG 

Wuwung langit nu kasawang jangkung
ngawurkeun langgam hujan, halimpu nyulam puhu kalbu
meulah pikir maksa mieling lumampah diri
Geuning duriat teh lir gundam maca kelir langit
geumpeur ku honcewang ngadegkeun kahayang
ngundeur hariwang di galengan harepan jeung kanyataan
palangsiang boa kabagjaan sajati teh ukur kalangkang sulaya
Langgam angin, hiliwirna melang mapay gigir manah
Kahayang ngan ukur karasa sengitna memeh leupas
lir hate nu wasa wakca ukur ku wirahma aksara
nyambat ngaran panutan, mieling raray jungjunan
Estuning hariring manjang mapay peuting
milang kalangkang nepi raat di tepas balebat
cipruk ku girimis tunggara, inggis di tengah sagara rasa
Nyaan, wuwung langit nu kasawang jangkung
Aya kukupu eunteup ngeukeupan bangbaluh
karasa raheutna, mung eleh ku leubeutna geugeut


Moal Lapur

Hanas diri bungah ati
nganti jangji pasinina
harianeun pasini pegat di jalan,…duh geuning
balukarna tina asih malih warni jadi peurih
Impian biheung kasorang,…jungjunan
hariring ati nu kingkin….
Hanas diri dinyari-nyari
nganti panggih kapaut ati
harianeun anjeun,naha bet meuntas leupas…
Duh geuning cinta mah pinuh rusiah
mipit langit ku hate nu lungse, Gusti
bagjakeun jungjunan, 
raga iklas bibilasan….


AYA SORA 

Nyatana hate mah teu wasa nahan wakca
sanajan ungkara dibaheum, sanajan tunggara disidem
Nyatana cinta mah sumerah manah
ngawarah caah amarah, nyimbeuh seuneu kageuleuh
Nyatana panutan mah ngarusiah dina hate nu simpe
nguliat nyoo tibelat, nguniang milang kahayang
Nyatana jungjunan mah gentra kanyaah
  • satia ngayuga rasa satungtung hirup